Jawaban doa selalu datang.. :)

Saya ingat sebuah tulisan yang saya tulis lebih dari setahun yang lalu, tentang mencari jalan untuk melakukan sesuatu bagi negeri tercinta ini. Tulisan itu seolah sebuah doa dan harapan yang akhirnya terjawab hari ini, eh tepatnya sekitar dua minggu ini. I finally find a way.. 🙂 Alhamdulillah..

Here’s the story…

Minggu lalu saya hadir dalam sebuah acara peringatan ulang tahun ke sepuluh sebuah yayasan beasiswa, Yayasan Goodwill International. Acara yang dihadiri oleh para pendirinya, sponsor, mahasiswa, instruktur, dan alumni ini seluruhnya dikemas dalam bahasa Inggris karena para pendiri dan sponsornya adalah ekspatriat. Selama duduk di acara itu, saya terus merenungi betapa luar biasanya niat baik para pendiri dan pengelola yayasan yang rela untuk menetap di Indonesia untuk mengembangkan generasi muda di negeri ini. Semoga Yayasan Goodwill International bisa melebarkan sayapnya untuk mengembangkan pemuda Indonesia di penjuru Indonesia yang lain.

Mengapa yayasan ini begitu istimewa di hati saya? Mari menilik kembali cerita tentang teman-teman kita yang pintar, berprestasi, dan aktif berorganisasi, tapi membutuhkan bantuan finansial. Ini adalah cerita umum yang pasti ada di setiap universitas. Bayangkan teman kita yang jauh-jauh datang dari pulau seberang untuk belajar di tempat terbaik di negeri ini, penuh dengan semangat, tetapi kemudian dihadapkan dengan realita biaya pendidikan yang sangat mahal. Saya mungkin bukan orang yang punya cerita sesedih teman-teman saya itu, tapi saya bisa berempati tentang betapa sulitnya situasi yang harus mereka hadapi. Kepekaan dari orang-orang berniat baiklah yang kemudian membawa teman-teman saya itu memperoleh kesempatan untuk mendapatkan beasiswa. Yayasan Goodwill International memberikan bantuan finansial untuk mendukung biaya pendidikan bagi mahasiswa terpilih di Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor. Tidak seperti yayasan beasiswa yang lain, yayasan ini memberikan pelatihan softskills setiap bulannya selama setahun penuh bagi para penerimanya. Ada sistem reward and punisment yang diterapkan dalam pelatihan tersebut untuk meningkatkan disiplin para penerima beasiswa. Dengan adanya pembekalan softskills, para mahasiswa diharapkan dapat menjadi SDM yang berkualitas, siap bersaing di dunia yang akan dirintis setelah lulus nanti.

Sepuluh tahun berkecimpung dalam program pengembangan generasi muda Indonesia, tentu saja tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi para pengurus yayasan. Meet the chairwoman, Mrs. Mizue Hara. Dari dulu saya selalu berpikir tentang mengapa beliau tidak memilih untuk tinggal di Jepang saja, tinggal di tempat yang lebih teratur, lebih tepat waktu, dan jauh dari hiruk pikuk jalanan serupa Jabodetabek, lebih tenteram rasanya daripada disini. Nyatanya beliau lebih memilih untuk menetap di Indonesia dan mendedikasikan dirinya untuk memimpin yayasan ini. Beliau terlihat sangat mencintai pekerjaannya, kerja kerasnya telah membuat ratusan mahasiswa mendapatkan bantuan dari para sponsor, baik sponsor individual maupun komunitas ekspatriat. Komitmen dan dedikasinya membuat saya terharu. Seluruh keluarga Goodwill pun salut atas dedikasi beliau.

Kembali ke peringatan ulang tahun yang ke sepuluh minggu lalu. Saat itu, ada satu hal yang terus ditekankan bahkan dari sejak awal tahun penerimaan beasiswa :“Remember, you are a future leadear! In the next 10 or 20 years from now, we will see you leading this country, no matter in what fields you are, as long as you work with your heart”. Pesan yang diinternalisasikan kepada seluruh pemuda di ruangan itu adalah harapan yang harus kami petanggungjawabkan. Pesan manis ini membakar semangat saya. Ini adalah sebuah tantangan besar.

***

Isi tulisan di atas adalah inspirasi bagi saya, sebuah tantangan untuk memberikan “sesuatu” untuk negeri ini. Inspirasi yang juga sebuah lecutan untuk rasa tanggung jawab saya. Bayangkan mereka yang merupakan kaum ekspatriat, mau turun tangan langsung untuk mengembangkan pemuda Indonesia. Tidakkah terbersit rasa malu di hati kita? Bagaimana dengan kita? Apa yang bisa kita lakukan sebagai pemuda asli negeri ini, apa yang akan kita berikan untuk negeri ini? Saya membayangkan pendidikan yang merata, lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang  tidak hanya pintar, tetapi juga terampil, dibekali dengan softskills sehingga mampu menjadi SDM yang berkualitas dan mampu memajukan segala sendi kehidupan. Alangkah menyenangkan kalau saya bisa jadi bagian dari perwujudan mimpi itu. Niat yang baik, Insya Allah akan memulai semua itu. Sebuah sekolah? Sebuah yayasan? Amin.

How about you? What is your part as a future leader?  What kind of goodwill that you can give for this nation?

***

SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-81

28 OKTOBER 2009

Jangan cuma semangat saja yang membara sementara, mari ciptakan langkah kongkrit bersama!

 

And here’s the answer…

Nanti saja nulisnya,hahaha *bagian dari diri yg punya self-disclosure rendah terkekeh-kekeh ngga mau cerita 😀 haha

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s